Rakor Pengelolaan Sampah, Bupati Luwu Timur Tekankan Peran Bersama Atasi Krisis Sampah

oleh -2.327 views

Lutim,warta.luwutimurkab.go.id- Persoalan sampah menjadi tantangan serius yang membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Hal tersebut disampaikan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam saat memimpin rapat koordinasi pengelolaan sampah, di Aula Adipura Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Luwu Timur, Rabu (11/03/2026).

Bupati menegaskan, persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tapi memerlukan kesadaran dan partisipasi bersama.

“Persoalan sampah akan menjadi masalah besar jika tidak kita tangani bersama. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua. Jika kita memiliki mindset bahwa sampah hanya urusan pemerintah, maka persoalan ini akan semakin kronis setiap harinya,” ujar Irwan.

Lanjut Bupati menambahkan, kolaborasi yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat menjadi kunci untuk menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik.

“Semakin banyak pihak yang terlibat, maka pekerjaan ini akan semakin mudah. Karena itu, kita perlu memetakan kebutuhan dan memperkuat implementasi di lapangan,” tambah Irwan.

Dalam rapat tersebut, Kepala DLH, Umar Hasan Dalle, memaparkan kondisi pengelolaan sampah di Luwu Timur, termasuk keterbatasan fasilitas pengolahan yang saat ini hanya mengandalkan satu lokasi Pusat Pengolahan Akhir (PPA) yang dapat digunakan.

Kondisi ini menuntut adanya penguatan implementasi pengolahan sampah melalui kolaborasi berbagai pihak.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas berbagai inisiatif pengolahan sampah, termasuk penggunaan mesin pengolah yang mampu menghasilkan Refuse to Material (RTM) sebagai alternatif pengelolaan sampah.

Sementara itu, pihak swasta yang hadir antara lain PT Vale Indonesia (PTVI), PT Teguh Wira Pratama (TWP), PT Citra Lampia Mandiri (CLM), PT Mandiri Palmera Agrindo (PT MPA), PT Prima Utama Lestari (PUL), dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) juga turut menyampaikan dukungan dengan mengusulkan pembentukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang akan menjadi pelaku aktif dalam kegiatan pengelolaan sampah di masyarakat, rencana pengembangan TPS3R Morina serta pembangunan sejumlah infrastruktur pendukung pengelolaan sampah di Luwu Timur.

Melalui pertemuan ini, Pemkab Lutim berharap lahir langkah-langkah konkret dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis kolaborasi, sehingga persoalan sampah dapat ditangani secara lebih efektif dan berkelanjutan. (in/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *