Lutim, warta.luwutimurkab.go.id – Guna mewujudkan kemandirian ekonomi desa menuju kesejahteraan masyarakat, maka Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) melalui Program Pandu Juara.
Kegiatan di laksanakan di Aula Hotel Sikumbang, Kamis (15/01/2026) yang diikuti oleh 33 desa. Turut mendampingi Kepala Dinas PMD, Rapiuddin Tahir, Plt Kepala DLH, Umar Hasan Dalle, Plt. Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Joni Patabi, Kadis Dinsos P3A, Masdin, dan Kabag Prokopim, Agus Thobrani.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan menekankan pentingnya peran seluruh pihak agar program tersebut dapat berjalan secara maksimal.
Bupati berharap, pelaksanaan bimtek selama tiga hari ke depan mampu memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan bagi seluruh peserta.
“Kehadiran kita semua sangat bermakna karena kegiatan ini membahas hal-hal teknis dalam pelaksanaan Program Pandu Juara. Ini bukan cerita baru, tetapi program yang telah disusun skemanya secara matang, mulai dari hulu hingga hilir, dari proses penanaman sampai pada hasil yang diharapkan,” jelas Bupati Irwan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tujuan akhir dari program ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendapatan usaha yang dikelola oleh BUMDes dan BUMDesma.
“Saya berharap setelah mengikuti bimtek ini, kita dapat mengimplementasikan Program Pandu Juara sesuai potensi desa masing-masing. Ikuti skema yang telah disiapkan,” tegasnya.
Orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini, juga meminta para kepala desa dan pengelola BUMDesma untuk serius mengikuti bimtek tersebut dan segera melakukan percepatan setelah kegiatan selesai.
“Setelah bimtek, 33 desa ini kita langsung tancap gas. Paling lambat Februari seluruh perencanaan sudah rampung, termasuk pembangunan infrastruktur. Potensi seperti semangka, nanas, dan potensi lainnya harus dimaksimalkan. Target kita produksi berjalan, sehingga pada 2027 nanti kita bisa menganggarkan Rp2 miliar per desa kepada desa lainnya,” tandas Bupati Irwan. (asn/ikp-humas/kominfo-sp)







