Ketua Dekranasda Lutim Dorong Daya Saing UMKM Lewat INACRAFT Jakarta

oleh -118 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan mengunjungi booth Dekrasda Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada pameran kerajinan terbesar di Indonesia (INACRAFT), yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (06/02/2026).

Pameran INACRAFT yang berlangsung selama lima hari, mulai 4 hingga 8 Februari 2026 ini dihadiri para Kepala Bidang Disdagkop UKMP beserta staf dan para Pengurus Dekrasda Lutim maupun Provinsi Sulawesi Selatan.

Kabupaten Lutim turut berpartisipasi melalui booth Dekranasda Provinsi Sulsel yang menampilkan berbagai produk unggulan UMKM.

Produk-produk tersebut telah melalui proses kurasi pada bulan Januari 2026, sehingga memiliki kualitas, desain maupun daya saing yang siap dipasarkan pada skala yang lebih luas.

Ketua Dekranasda Lutim, dr. Ani Nurbani Irwan menyampaikan, Lutim memiliki banyak produk kerajinan UMKM yang sangat beragam dan berkualitas.

Namun, lanjutnya, untuk keikutsertaan pada pameran Inacraft, terdapat keterbatasan kuota dan standar kurasi yang cukup ketat, sehingga hanya enam produk yang dapat ditampilkan.

“Enam produk ini telah melewati proses seleksi berdasarkan kualitas, keunikan, kesiapan produksi, serta potensi pasar nasional dan internasional. Hal ini bukan berarti produk UMKM lainnya kurang baik, tetapi lebih pada strategi promosi agar produk yang ditampilkan benar-benar siap bersaing dan mewakili identitas kerajinan Luwu Timur,” tutur dr. Ani.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa, produk kerajinan Lutim dapat bersaing dengan produk luar, diperlukan peningkatan kualitas secara menyeluruh, mulai dari produk hingga pemasarannya. Mulai dari kualitas bahan, kerapian pengerjaan, dan konsistensi hasil harus benar-benar dijaga agar produk memiliki standar yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Inovasi desain dan kemasan juga menjadi hal penting, dimana produk harus mengikuti perkembangan selera pasar tanpa meninggalkan identitas dan kearifan lokal Luwu Timur sebagai ciri khas” jelas Ketua Dekranasda Lutim.

“Aspek branding dan pemasaran juga perlu diperkuat baik melalui pameran, digital marketing maupun kerja sama dengan berbagai pihak termasuk Pemerintah Daerah untuk terus berupaya melakukan pembinaan, pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM agar produk kerajinan Luwu Timur semakin siap bersaing di tingkat nasional dan internasional,” tambahnya.

Olehnya itu, Ketua Dekranasda Lutim menyampaikan, partisipasi Kabupaten Lutim dalam pameran Inacraft 2026 ini diharapkan mampu memperkenalkan produk kerajinan kepada para pengunjung sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM.

“Harapan saya kepada para pelaku UMKM di Luwu Timur agar terus bersemangat, berinovasi, dan meningkatkan kualitas produknya. Maka dari itu, jangan cepat merasa puas, tetapi terus belajar dan menyesuaikan diri dengan perkembangan pasar serta kebutuhan konsumen,” pesannya.

“Saya juga berharap pelaku UMKM mampu menjaga identitas dan kearifan lokal Luwu Timur sebagai keunggulan, sehingga produk yang dihasilkan tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga membawa nama daerah ke tingkat nasional bahkan internasional dan menciptakan UMKM Luwu Timur semakin maju dan sejahtera,” tutup dr. Ani. (dew/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *