Bupati Ibas : Retribusi Rp300 Ribu di Pasar Tomoni Tidak Benar

oleh -7.048 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id- Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menanggapi langsung keresahan masyarakat terkait isu iuran yang beredar di kalangan pedagang Pasar Tomoni, terkait adanya sejumlah pungutan yang dibebankan kepada pedagang dipastikan tidak benar.

Penegasan tersebut disampaikan Irwan Bachri Syam saat berdialog langsung dengan Camat Tomoni, Darwin HD, Lurah Tomoni, Febri Ramadany, dan para pedagang buah di area pasar, Senin (16/2/2026).

Bupati menekankan bahwa tidak akan ada retribusi ataupun pungutan yang memberatkan masyarakat terkhusus para pedagang.

“Saya hadir memastikan bahwa informasi yang menjadi konsumsi publik terkait retribusi atau kontribusi senilai Rp300 ribu yang disebut dibebankan kepada pedagang itu tidak benar,” tegas Bupati Irwan.

Menurutnya, tidak boleh ada beban apa pun yang dibebankan kepada pedagang, termasuk swadaya untuk tenaga kebersihan di area pasar. Skema pengelolaan kebersihan nantinya akan diatur oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini, tidak hanya menjawab keresahan para pedagang terkait isu iuran, tetapi juga meninjau langsung lahan yang akan dipetakan sebagai langkah awal penataan kawasan Pasar Tomoni.

“Ke depan kawasan pasar menjadi lebih tertata, aman, nyaman, dan indah, baik bagi pedagang maupun pengunjung yang juga direncanakan akan dipadukan dengan pembangunan taman kota,” ujarnya.

Meski demikian, Irwan tetap mengingatkan para pedagang agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah kecamatan dan kelurahan, terutama dalam menjaga kebersihan, menata lapak agar tertib.

“Ke depan, kawasan ini akan menjadi pusat pedagang buah di wilayah Tomoni Raya,” jelas Bupati Irwan.

Usai meninjau kawasan Pasar Tomoni, Bupati Irwan bersama, Wakapolres Luwu Timur, kompol Hajriadi, Kepala Bapenda, Muh Yusri, Kepala Disdagkop Luwu Timur, Senfry Oktavianus, Kabid Lalin, Budaya Pongdala, serta Plt. Kabag Prokopim, Sahir, kembali melakukan tinjuan di Tugu Tarengge. (asn/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *