Bupati Luwu Timur Tekankan Percepatan Perencanaan Kegiatan 2026–2027

oleh -5.471 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, memimpin Rapat Koordinasi bersama Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, para Asisten, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan beberapa Kepala Bidang, di Ruang Rapat Bupati, Malili, Ahad (22/2/2026).

Rapat tersebut dihadiri Kepala OPD yang memiliki banyak program strategis dan kegiatan fisik, di antaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtam), Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Kepala Dinas Perhubungan.

Dalam arahannya, Bupati Irwan Bachri Syam mengaku sengaja menggelar rapat koordinasi ini untuk membahas sejumlah kegiatan perencanaan OPD agar diselesaikan di awal Maret.

“Saya sengaja memanggil OPD-OPD yang banyak kegiatannya, karena ada beberapa program yang perlu ditindaklanjuti lebih cepat agar proses dan pelaksanaannya juga bisa lebih cepat terealisasi,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya perubahan pola perencanaan ke depan. Ia berharap mulai tahun ini, seluruh perencanaan kegiatan untuk tahun 2027 sudah harus diselesaikan pada tahun 2026.

“Mudah-mudahan di tahun ini kita sudah mulai pola seperti itu, sehingga semua kegiatan tahun 2027 nanti perencanaannya sudah selesai di 2026. Ini menjadi perhatian Pak Sekda dan para Asisten untuk mengawal, terutama dinas-dinas yang kegiatannya banyak, baik fisik maupun pengadaan,” tegasnya.

Khusus kegiatan fisik, Bupati menekankan peran Dinas PUPR untuk mengoordinir, termasuk menurunkan tenaga teknis ke masing-masing OPD.

“Teman-teman teknis di Dinas PUPR ini anak-anak teknik semua, sesuai kapasitasnya. Saya yakin mereka bisa maksimal. Nanti juga akan kita coaching terkait tugas dan tanggung jawabnya, apakah sebagai PPK atau bagian dari tim PPK,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, Bupati juga memberikan sejumlah arahan teknis agar pelaksanaan kegiatan berjalan lebih efektif dan berkualitas. Ia meminta OPD agar setiap perencanaan yang bersifat monumental atau strategis dikonsultasikan langsung dengan pimpinan.

“Jangan ambil tindakan tanpa koordinasi. Kalau tidak bisa ketemu langsung, minimal koordinasi lewat handphone,” pesannya.

Terkait spesifikasi bangunan, Bupati menegaskan agar perencanaan ke depan tidak lagi menggunakan material seperti kalsiboard atau tripleks, melainkan PVC. Begitu pula dengan kusen bangunan yang diminta tidak lagi menggunakan kayu, tetapi aluminium agar lebih tahan lama dan tidak dimakan rayap.

Selain itu, Bupati Irwan Bachri Syam mengingatkan agar perencanaan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di sekolah diselaraskan dengan pengadaan meubelernya dalam tahun yang sama.

“Jangan sampai RKB dianggarkan tahun ini, tapi meubelernya tahun depan. Akhirnya satu tahun ruangannya tidak terpakai dan mubazir. Jadi kalau menganggarkan RKB, langsung sekalian dengan meubelernya,” tegasnya.

Ia juga meminta agar pemilihan meubeler tidak lagi terpaku pada bahan kayu atau model lama, melainkan memilih desain yang lebih modern dan kekinian, namun tetap berkualitas.

Tidak hanya untuk Dinas PUPR dan Dinas Pendidikan, Bupati juga memberikan arahan-arahan teknis kepada OPD lain yang mengikuti rapat, termasuk kepada Kepala OPD dan jajaran agar lebih banyak berkoordinasi ke Kementerian/pemerintah pusat dengan mengembangkan jaringan/koneksi agar lebih banyak program/kegiatan yang diberikan pemerintah pusat melalui kementerian terkait ke Kabupaten Luwu Timur. (rhj/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *