Perkuat Persiapan Evaluasi KLA 2026, Pemkab Lutim Lakukan Penginputan Evaluasi Mandiri

oleh -2.097 views

Lutim,warta.luwutimurkab.go.id – Dalam rangka persiapan Pelaksanaan Evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2026, Tim Gugus Tugas KLA Kabupaten Luwu Timur melakukan penginputan Evaluasi Mandiri (EM) melalui aplikasi KLA berbasis web, di Aula Kantor Bapperida, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini dibuka oleh Kabid Kesetaraan Gender, Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Sosial P3A Luwu Timur, Ramlah Muhammad Djono Sanusi, dan dihadiri oleh operator KLA dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan pengisian capaian indikator KLA.

Dalam arahannya, Ramlah menyampaikan bahwa, pertemuan ini menjadi momentum untuk membahas berbagai hal terkait penyelenggaraan KLA sekaligus memastikan proses penginputan evaluasi mandiri dapat berjalan dengan baik.

“Saya harap kerjasama kita semua agar proses penginputan KLA ini bisa terlaksana dengan baik dan sukses sesuai dengan harapan bersama dan seluruh operator dapat aktif berkoordinasi apabila menemukan kendala dalam proses pengisian data,” ungkap Ramlah.

Ramlah berharap, seluruh pihak yang terlibat dapat memahami proses evaluasi KLA secara lebih optimal serta memperkuat sinergi dalam mewujudkan Luwu Timur sebagai daerah yang ramah, aman, dan layak bagi anak.

“Jika ada yang belum dipahami, silahkan ditanyakan. Kami siap membantu dan melakukan koordinasi dengan pihak provinsi maupun pusat,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, para operator melakukan pengecekan data dan dokumen pendukung secara bertahap mulai dari Klaster 1 hingga Klaster 5 indikator Kabupaten Layak Anak.

Sementara itu, Koordinator KLA Luwu Timur, Khamrul menjelaskan, pertemuan ini merupakan lanjutan dari pembahasan KLA sebelumnya untuk memastikan kelengkapan dan kesesuaian data yang diinput.

“Dari hasil evaluasi, apa yang kita anggap sudah cukup baik, namun penilaian dari provinsi dan pusat turun cukup drastis, sehingga ini menjadi perhatian kita bersama agar ke depan bisa lebih optimal,” jelasnya.

Ia juga mendorong seluruh operator untuk aktif berkolaborasi dengan anggota tim pada masing-masing klaster jika terdapat hal yang perlu didiskusikan.

“Ketika ada pertanyaan atau hal yang belum jelas, silakan berkolaborasi dengan teman-teman di klusternya, target kita masing-masing kluster memiliki progres,” jelas khamrul. (asn/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *