Penutupan Healthier Smiles Fase 7: Sinergi Tingkatkan Kesehatan Gigi Anak di Lutim

oleh -300 views

Lutim,warta.luwutimurkab.go.id – Program peningkatan kesehatan gigi dan mulut anak, Healthier Smiles, resmi menutup pelaksanaan fase ke-7 di Kabupaten Luwu Timur. Program yang digagas oleh Save the Children Indonesia bersama Yayasan Celosia Merennu Indonesia dengan dukungan Mars Wrigley Foundation serta bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur ini digelar di Aula Wisma Trans Malili, Jumat (13/03/2026).

Kegiatan tersebut dibuka Bupati Luwu Timur yang diwakili Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan, Indra Fawzy. Turut hadir Sekretaris Dinas Kesehatan, Helmy Kahar, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Nelli Mualim, para OPD terkait, serta Manager Program Kesehatan Gigi dan Mulut (Healthier Smiles Program) Save the Children Indonesia wilayah Luwu Timur–Luwu Utara, Robert Nufninu, dan Koordinator Save the Children, Rina Zulwiyati.

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan sesi testimoni dari para mitra program, yakni Trainer SDN 161 Sindang Sari Poni Rahayu, Kepala Sekolah SD 238 Mallaulu Hardianto, serta Pengawas Sekolah H. Mugiyono yang berbagi pengalaman terkait pelaksanaan program di lingkungan sekolah.

Acara ini dilaksanakan sebagai bentuk refleksi dan evaluasi terhadap pelaksanaan program Healthier Smiles yang selama ini berfokus pada peningkatan kesadaran serta perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut anak-anak.

Dalam sambutannya, Indra Fawzy menyampaikan bahwa, program Healthier Smiles merupakan upaya nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan gigi dan mulut anak-anak di Kabupaten Luwu Timur.

Menurutnya, menjaga kesehatan gigi bukan sekadar persoalan kebersihan, tetapi juga berpengaruh besar terhadap kesehatan secara menyeluruh.

“Kita memahami kebersihan gigi bukan persoalan kebersihan semata, tetapi juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan keseluruhan. Sesungguhnya senyum sehat anak-anak kita hari ini adalah tanda bahwa masa depan Luwu Timur sedang kita bangun sejak sekarang,” ungkapnya.

Sementara itu, dr. Helmy Kahar menjelaskan bahwa pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan juga memiliki program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) yang dijalankan melalui puskesmas di wilayah Kabupaten Luwu Timur.

Ia mengatakan, dalam program tersebut dokter gigi secara rutin melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah untuk memberikan pelayanan sekaligus edukasi terkait pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.

“Di puskesmas ada program UKGS, di mana setiap bulannya dokter gigi melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah di Kabupaten Luwu Timur untuk memberikan pemeriksaan sekaligus edukasi kepada para siswa,” jelasnya.

Sementara itu, Robert Nufninu menyampaikan bahwa, program Healthier Smiles merupakan gerakan bersama yang bertujuan membangun kesadaran sejak dini terkait pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak.

Robert berharap, kebiasaan baik yang telah ditanamkan melalui program ini, seperti menyikat gigi secara rutin dan menjaga kebersihan gigi, dapat terus diterapkan oleh anak-anak baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Penutupan fase 7 ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen berbagai pihak untuk terus mendukung upaya peningkatan kesehatan anak, khususnya dalam membangun generasi dengan senyum sehat di Kabupaten Luwu Timur. (bkr/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *