Tinjau Lokasi Kebakaran di Wasuponda, Bupati : Bantuan Pembangunan Rumah Dipercepat

oleh -3.556 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id- Kepedulian terhadap warganya kembali ditunjukkan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang bergerak cepat mengunjungi korban musibah kebakaran di Desa Ledu-Ledu, Kecamatan Wasuponda, Senin (16/3/2026).

Setibanya di lokasi kejadian di Dusun Rendehaka, Bupati Irwan tampak meninjau langsung sisa-sisa bangunan rumah warga yang hangus dilalap api. Raut wajah haru tak dapat disembunyikan saat ia melihat kondisi rumah yang kini hanya menyisakan puing-puing akibat kebakaran yang terjadi pada Ahad malam.

Di hadapan para korban dan warga sekitar, Bupati Irwan menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah tersebut sekaligus memberikan penguatan agar para korban tetap tabah menghadapi cobaan.

“Insha Allah bantuan untuk pembangunan rumah akan segera dipercepat. Saya juga meminta Camat Wasuponda untuk mengawal proses bantuan ini sampai selesai. Pihak PT Vale juga akan ikut membantu,” ujar Irwan saat meninjau lokasi kebakaran.

Pada kesempatan itu, Bupati Irwan juga menyerahkan secara simbolis bantuan awal kepada para korban sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril agar mereka dapat segera bangkit dari musibah yang dialami.

Sebelumnya, musibah kebakaran melanda Dusun Rendehaka, Desa Ledu-Ledu, Kecamatan Wasuponda, Ahad (15/3/2026) sekitar pukul 21.30 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan dua unit rumah warga dan menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Dua rumah yang terdampak masing-masing milik Lellua Tangdilintin (57) dan Mursidi (60). Rumah milik Lellua dilaporkan hangus terbakar hingga rata dengan tanah. Sejumlah barang berharga seperti ijazah dan telepon genggam turut musnah dalam kebakaran tersebut.

Sementara itu, rumah milik Mursidi mengalami kerusakan cukup parah pada bagian badan rumah, dapur, serta plafon bangunan utama. Dua kamar ikut terbakar bersama pakaian, laptop, dan sejumlah perabotan rumah tangga lainnya.

Berdasarkan perkiraan sementara, kerugian akibat kebakaran rumah milik Lellua ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta. Sedangkan kerugian di rumah Mursidi diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan. Namun berdasarkan keterangan istri Lellua, saat kejadian dirinya sedang berada di dalam kamar, ketika mendengar suara seperti papan tripleks patah sebanyak tiga kali, disusul suara mirip hembusan angin dari blower AC, ia kemudian keluar untuk memeriksa bagian belakang rumah. Namun saat dicek, api sudah terlihat dan dengan cepat membesar hingga akhirnya kebakaran tidak dapat dihindarkan.

Pasca kejadian tersebut, Lellua bersama istrinya untuk sementara tinggal di rumah tetangga yang berada di depan lokasi kejadian. Sementara Mursidi bersama keluarganya mengungsi di rumah mertua. Diketahui, di rumah Mursidi terdapat empat orang yang tinggal, termasuk sepasang suami istri yang merupakan penghuni kost di rumah tersebut.

Kunjungan langsung Bupati Luwu Timur diharapkan dapat memberikan semangat serta memastikan para korban mendapatkan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan untuk kembali membangun tempat tinggal mereka. (rhj/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *