Bupati Luwu Timur Mulai Salurkan 16.253 Paket Seragam Sekolah, Pastikan Rampung Dalam Tiga Hari ‎

oleh -4.644 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id – Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menyerahkan bantuan seragam sekolah untuk 16.253 siswa PAUD hingga SMP, termasuk sekolah swasta, di halaman Kantor Bupati saat apel pagi pertama pasca-libur sekolah dan kerja, Senin (30/3/2026).

‎Dalam kesempatan ini, Bupati Irwan didampingi oleh Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte, Wakil Ketua 1 DPRD, Jihadin Peruge, Sekretaris Daerah, Ramadhan Pirade, serta unsur Forkopimda lainnya.

Bantuan tersebut berupa pakaian seragam, dasi, topi, tas, kaos kaki hingga sepatu. Ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan agar siswa tak absen akibat keterbatasan seragam.

‎”Penyaluran bantuan untuk anak-anak kita hari ini kami pastikan mencapai semua sekolah di Kabupaten Luwu Timur, tak terkecuali swasta dan wajib rampung Rabu mendatang” tegas Bupati Irwan Bachri Syam.

Bupati menginstruksikan program ini dikawal ketat oleh semua pihak dan disebarluaskan masif via media sosial. Ia menjelaskan penundaan disebabkan produksi sepatu serta tas di luar daerah, sementara seragam dan topi dibuat UMKM lokal.

‎Adapun perwakilan sekolah yang menerima langsung bantuan seragam dari Bupati Irwan antara lain, TK Negeri Pembina Malili, TK Makarti Mallaulu, SDN 238 Mallaulu, SDIT Insan Rabbani, SMP Negeri 1 Malili, SMP Negeri 2 Malili, SMPIT Wahdah Islamiyah Malili, MTSS Al Hidayah Malili.

‎Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Darmawan, merinci bantuan sebanyak 16.253 pasang dengan rincian PAUD 5.315 pasang, SD 5.739 pasang, serta SMP 5.199 pasang.

‎”Semua kecamatan di Kabupaten Luwu Timur, yakni 11 Kecamatan ditarget penyaluran seragam dipercepat hingga Selasa (31/3),” ujarnya.

Sementara, Kepala TK Negeri Pembina Malili, Harjuliani memastikan siswa kini bebas beralasan absen untuk masuk sekolah dengan adanya program bantuan seragam pemerintah.

‎”Kami bersyukur siswa dapat masuk sekolah tanpa kekurangan seragam lagi,” katanya.

‎Tak hanya itu, ini juga ditanggapi oleh Kepala SMP Negeri 1 Malili, Agustati menjelaskan bahwa manfaat program ini sangat berdampak bagi siswa, khususnya yang kurang mampu.

‎”Mereka akhirnya bisa merasakan pakaian baru, mulai dari Sepatu, kaos kaki hingga ke topi semuanya lengkap. Sehingga secara ekonomi orang tua murid merasa terbantu,” ungkapnya. (fir/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *