Pemkab Lutim Dorong Senyum Sehat Anak Lewat Kolaborasi Strategis Healtier Smile ‎ ‎

oleh -335 views

Lutim,warta.luwutimurkab.go.id – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) memperkuat kolaborasi strategis guna mewujudkan senyum sehat anak melalui program ‘Healthier Smile’ Phase 8.

‎Sinergi ini melibatkan Save the Children (STC), Celosia Marennu Indonesia, dan Mars Snacking Foundation dalam kegiatan Kick Off Phase 8 dirangkaikan dengan rapat pembentukan Working Group Phase 8, berlangsung di Aula Bapperida Luwu Timur, Malili, Rabu (29/04/2026).

‎Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Luwu Timur, Aini Endis Anrika saat membuka acara mengungkapkan bahwa, pemerintah daerah sangat mengapresiasi keberlanjutan program ini sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

‎”Program Healthier Smile ini merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan generasi muda, sehingga kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga non-pemerintah seperti ini sangat krusial untuk memastikan standar kesehatan anak-anak sekolah kita terpenuhi secara merata,” jelas Aini Endis.

‎”Harapannya, program ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan masif yang mengubah perilaku anak-anak kita secara permanen demi masa depan yang lebih cerah dan sehat,” tambahnya.

‎Sementara itu, Program Manager STC, Robert Nufninu, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa Healthier Smile Phase 8 ini tidak hanya menitikberatkan pada kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga berfokus pada penguatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

‎”Melalui penguatan UKS, kita memastikan kesehatan anak-anak terjaga melalui promosi kesehatan yang intensif agar pola hidup sehat dapat dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan oleh para siswa,” terang Robert.

‎Selain itu, District Coordinator STC, Rina Zulwiyati merinci bahwa cakupan sekolah dampingan program di Luwu Timur terus mengalami peningkatan. Jika di Phase 7 terdapat 21 sekolah, kini di Phase 8 telah berkembang menjadi 25 sekolah, yang terdiri dari 2 SLB, 2 Madrasah, dan 21 SD Negeri.

‎Program ‘Healthier Smile’ ini merupakan sebuah gerakan berbasis sekolah yang menggabungkan promosi kesehatan gigi dengan aspek WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) serta pelestarian lingkungan bagi anak usia dini.

‎Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Kementerian Agama Luwu Timur, perwakilan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), serta tim pelaksana dari STC dan Celosia. (fir/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *