Perkuat Kolaborasi Pelestarian Budaya, Pemkab Lutim Gelar Seminar dan Workshop

oleh -4.559 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id- Kabupaten Luwu Timur memiliki kekayaan budaya dan sejarah besar yang perlu terus dilestarikan. Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Seminar dan Workshop Budaya.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Selasa (12/05/2026), dan dibuka oleh Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan, Indra Fawzy. Turut hadir para pegiat seni, komunitas adat, perwakilan dari 11 kecamatan, serta OPD terkait.

Mengusung tema “Sinergi Pemerintah dan Masyarakat dalam Pelestarian Cagar Budaya dan Warisan Budaya Tak Benda”, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat pemahaman dan komitmen bersama dalam menjaga kekayaan budaya daerah.

Dalam sambutannya, Indra Fawzy menyampaikan bahwa Luwu Timur memiliki beragam peninggalan sejarah dan budaya yang sangat berharga, mulai dari tradisi lokal, kesenian daerah, ritual adat, bahasa, hingga cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun.

“Kebudayaan merupakan identitas dan jati diri bangsa. Di dalamnya terkandung nilai sejarah, kearifan lokal, serta pengetahuan yang harus kita jaga keberlangsungannya,” ujar Indra Fawzy.

Ia menegaskan bahwa pelestarian cagar budaya dan warisan budaya tak benda bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai upaya pelestarian budaya sebagai bagian dari visi pembangunan daerah yang berorientasi pada penguatan sumber daya manusia, pelestarian nilai budaya, serta pembangunan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan Indra Fawzy, berharap akan terbangun pemahaman bersama mengenai pentingnya perlindungan cagar budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter dan peradaban masyarakat.

“Semoga dengan pertemuan ini dapat menambah pemahaman, kepedulian, dalam menjaga serta mengembangkan warisan budaya daerah. Mari kita jadikan budaya sebagai masa depan Luwu Timur,” tutupnya.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber, dari Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan, Abdullah, S.S., M.Hum, dan dari Universitas Hasanuddin, Dr. Yadi Mulyadi, S.S., M.A. (Asn/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *