Tingkatkan Nilai IPS, Diskominfo-SP dan BPS Gelar PSS dan EPSS Bagi Agen Statistik Pemkab Lutim 

oleh -2.805 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id –Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Pemkab Lutim), melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP), menggelar Pembinaan Statistik Sektoral (PSS) dan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) bagi seluruh Agen Statistik Pemkab Lutim (OPD). Kegiatan ini berlangsung di Media Center Diskominfo-SP, Rabu (13/05/2026).

‎Pembinaan ini menjadi sangat krusial karena EPSS merupakan instrumen yang akan menghasilkan output berupa Indeks Pembangunan Statistik (IPS). Indeks tersebut merupakan indikator utama untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral pada instansi pemerintah, sekaligus menjadi tolak ukur kualitas tata kelola data guna mewujudkan Satu Data Indonesia yang akurat, mutakhir, dan terpadu.

‎Mewakili Kepala Dinas, Sekretaris Diskominfo-SP Luwu Timur, Nasir, menegaskan bahwa sinergi lintas sektor adalah kunci suksesnya penyelenggaraan statistik daerah.

‎”Pengolahan data bukan hanya tugas BPS sebagai pembina, tetapi seluruh OPD di Luwu Timur harus saling berkoordinasi dalam menyajikan data berkualitas sebagai fondasi pengambilan kebijakan pembangunan,” tegas Nasir.

‎Nasir juga memaparkan visi besar pemanfaatan data di Luwu Timur. Menurutnya, integrasi data tidak boleh hanya terpaku pada angka-angka konvensional, melainkan harus mulai merambah pada aspek kewilayahan.

‎Ia pun meminta para agen statistik di setiap instansi untuk lebih proaktif dalam menyampaikan hambatan teknis di lapangan agar dapat dicarikan solusi bersama melalui forum diskusi tersebut.

‎Senada dengan itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Luwu Timur, Abdullah Pannu, memberikan penguatan teknis terkait standardisasi data. Ia menekankan pentingnya validitas agar data daerah memiliki kredibilitas nasional.

‎”Sebagai pembina statistik, kami berkomitmen membina data secara komprehensif agar output-nya valid dan memenuhi standar data nasional. Ini penting agar data kita bisa diakui dan dibagikan secara luas,” jelas Abdullah.

‎Ia menambahkan, agen statistik di OPD kini memegang peran vital yang lebih luas. Mereka tidak hanya dituntut mampu mendefinisikan kegiatan statistik, tetapi juga harus kompeten dalam melakukan pemeriksaan validitas hingga mekanisme penyebarluasan informasi kepada publik.

‎Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Statistik Diskominfo-SP Lutim, Haeruddin, tim ahli dari BPS Lutim, serta perwakilan agen statistik dari seluruh OPD lingkup Pemkab Lutim. (fir/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *