Aktifkan G1R1J, Dinkes Lutim dan PTVI Tekan Kasus Dengue Lewat Pertemuan Lintas Program

oleh -4.833 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur berkolaborasi dengan PT Vale Indonesia menggelar Pertemuan Lintas Program dalam rangka optimalisasi pencegahan dan pengendalian penyakit dengue melalui Lomba Desa dan Sekolah Pengendali Jentik Tahun 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Rabu (20/05/2026), sebagai langkah mengaktifkan kembali gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (G1R1J).

Lomba tersebut akan melibatkan 9 desa skala dusun dan 1 sekolah tingkat SMP/sederajat yang berada di bawah binaan 9 puskesmas wilayah pemberdayaan PTVI.

Program ini merupakan tahun keempat kolaborasi bersama PTVI yang dinilai telah memberikan dampak signifikan dalam menurunkan kasus dengue di Luwu Timur.

Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Wardan, menegaskan bahwa penurunan kasus tidak boleh membuat semua pihak lengah.

“Luwu Timur merupakan daerah endemis. Virus dan nyamuk pembawanya masih ada di sekitar kita. Jika PSN mengendur, maka potensi lonjakan kasus bisa kembali terjadi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lomba ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya mendorong perubahan perilaku masyarakat melalui penguatan gerakan G1R1J.

Selain itu, lomba desa bertujuan memperkuat peran keluarga sebagai garda terdepan pencegahan, sementara lomba sekolah menanamkan kesadaran sejak dini kepada siswa sebagai agen perubahan.

“Kompetisi ini adalah langkah awal untuk membangun kemandirian masyarakat dalam menjaga lingkungan bebas jentik,” tambah Wardan.

Dalam pertemuan tersebut juga dilakukan penandatanganan Berita Acara Komitmen Bersama antara Dinas Kesehatan Luwu Timur dan PT Vale terkait pelaksanaan Lomba Desa dan Sekolah Pengendali Jentik Tahun 2026 menandai tahapan lomba resmi dimulai. (asn/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *