Wabup Puspawati: Karnaval Budaya Jadi Simbol Persatuan Masyarakat Luwu Timur

oleh -82 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id – Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, mengibarkan bendera start tanda dimulainya acara Karnaval Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke 23 Kabupaten Luwu Timur yang berlangsung di kawasan Anjungan Sungai Malili, Rabu (3/6/2026).

Seluruh OPD dan pemerintah kecamatan di Luwu Timur ambil bagian dan sukses mencuri perhatian ribuan masyarakat dengan menampilkan keunikan budaya lokal masing-masing, menjadikan kegiatan ini sebagai miniatur Indonesia yang hidup di Bumi Batara Guru.

Dalam sambutannya, Wabup Puspawati menyampaikan bahwa, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat di Luwu Timur.

“Melalui karnaval budaya ini, kita ingin menunjukkan bahwa kita adalah daerah yang kaya akan keberagaman, namun tetap menjunjung tinggi nilai persatuan dan kebersamaan yang mencerminkan Pesona Kebhinekaan Bumi Batara Guru,” terang Puspawati.

Beragam pakaian adat dari berbagai daerah seperti Bugis, Toraja, Jawa, Bali, Sasak hingga budaya lokal lainnya ditampilkan secara berdampingan oleh para peserta.

Karnaval ini tidak hanya menjadi ajang parade, tetapi juga ruang ekspresi budaya yang memperlihatkan kekayaan dan keberagaman yang dimiliki masyarakat Luwu Timur.

Setiap OPD dan kecamatan menghadirkan ciri khasnya melalui kostum, atraksi, serta sentuhan seni tradisional yang memperkuat identitas daerah.

Antusiasme masyarakat yang memadati kawasan Anjungan Sungai Malili semakin menambah semarak kegiatan. Sorak sorai dan dukungan kepada para peserta menjadi bukti kuat bahwa karnaval budaya ini menjadi kebanggaan bersama yang terus dijaga di tengah keberagaman.

Salah seorang pengunjung asal Bau-Bau, Sulawesi Tenggara, Anggun, yang datang berlibur ke Luwu Timur, mengaku terhibur sekaligus terpukau dengan keberagaman yang dimiliki Luwu Timur.

“Seru sekali, kita bisa lihat berbagai pakaian adat dalam satu tempat. Ternyata Luwu Timur itu memang beragam tapi luar biasanya tetap rukun,” tuturnya.

Melalui karnaval ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menegaskan komitmennya dalam merawat kebhinekaan sebagai simbol persatuan, bahwa perbedaan adalah kekuatan yang menyatukan masyarakat di Bumi Batara Guru.

Turut hadir, unsur Forkopimda, Sekda Lutim, Pabung Kodim1403/Palopo, para Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD terkait serta peserta karnaval budaya. (asn/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *