Percepat Pembentukan BNN Luwu Timur, Bupati Irwan Audiensi dengan Kepala BNN RI

oleh -2.941 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika terus ditunjukkan secara nyata.

Salah satunya melalui audiensi yang dilakukan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, di Ruang Kerja Kepala BNN RI, Jakarta Timur, Kamis (18/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong percepatan pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Luwu Timur.

Audiensi ini juga merupakan tindak lanjut dari undangan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan terkait advokasi pembentukan instansi vertikal BNN di daerah.

Dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi, Bupati Irwan menyampaikan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk mendukung hadirnya BNN Kabupaten sebagai garda terdepan dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Bumi Batara Guru.

Menurut Irwan, keberadaan BNNK Luwu Timur sangat dibutuhkan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan program pencegahan, edukasi, rehabilitasi, hingga penindakan terhadap kasus-kasus narkotika yang dapat mengancam generasi muda.

“Tentu kami menyambut baik dukungan BNN RI terhadap percepatan pembentukan BNN Kabupaten Luwu Timur. Kehadiran instansi vertikal BNN akan memperkuat upaya pencegahan, edukasi, dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di daerah,” ujar Irwan.

Ia menegaskan, pemerintah daerah siap memberikan dukungan yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku agar proses pembentukan BNNK Luwu Timur dapat segera terealisasi.

Audiensi tersebut juga menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan BNN RI dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkotika.

Dengan adanya BNN Kabupaten nantinya, diharapkan upaya penanganan narkotika di Luwu Timur dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Langkah ini sekaligus menjadi bentuk keseriusan Pemkab Luwu Timur dalam melindungi generasi muda sebagai aset pembangunan daerah dari bahaya penyalahgunaan narkoba. (rhj/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *