Lewat Sesi B2B, Bupati Luwu Timur Jajaki Ekspor Lada dengan Delegasi Pakistan ‎

oleh -188 views

Lutim,warta.luwutimurkab.go.id – ‎Komoditas lada (merica) khas Luwu Timur berpeluang besar menembus pasar internasional. Memanfaatkan sesi Business-to-Business (B2B) atau business matching dalam rangkaian Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menjajaki peluang kerja sama ekspor-impor secara intensif dengan perwakilan dari negara Pakistan.

‎Pertemuan strategis ini berlangsung di Nusantara Hall, Hotel The Rinra, Makassar, pada Rabu (24/6/2026). Forum investasi bergengsi tersebut dihadiri oleh para kepala daerah se-Sulawesi Selatan serta 41 delegasi dari 28 negara sahabat yang berburu potensi komoditas lokal unggulan.

‎Di sesi ini, Bupati Irwan berhadapan langsung dengan Ambassador of Pakistan, H.E. Zahid Hafeez Chaudhri. Dalam sesi yang dirancang khusus untuk mempertemukan pembuat kebijakan dan investor ini, H.E. Zahid tampak sangat antusias mendengarkan pemaparan mengenai keunggulan merica dari Bumi Batara Guru.

‎”Merica merupakan komoditas unggulan di Luwu Timur. Tentu saja dengan cita rasa khasnya yang pedas kuat serta aroma yang tajam memikat, kualitas kami siap bersaing di pasar global,” ujar Bupati Irwan sambil memperlihatkan video hasil komoditi merica Luwu Timur.



‎Pemaparan taktis dalam sesi business matching ini langsung membuahkan respons positif. H.E. Zahid menilai kualitas lada Luwu Timur sangat potensial untuk memenuhi kebutuhan pasar di negaranya.

‎”Sungguh luar biasa merica dari Luwu Timur. Pakistan dengan senang hati siap menerima impor merica ini nantinya, tentu melalui proses penandatanganan MoU resmi sesuai standar kerja sama kedua negara,” respon H.E. Zahid optimis.

‎Menutup diskusi tersebut, Bupati Irwan berharap kesepakatan awal ini segera ditindaklanjuti ke tahap yang lebih serius dalam waktu dekat.

‎”Saya berharap tim dari Luwu Timur bisa segera mengundang pihak Pakistan untuk mempresentasikan secara detail komoditas lada kami, sekaligus mematangkan draf kerja sama lanjutan ke depannya,” harap Irwan.

‎Melalui ruang business matching ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menunjukkan langkah progresif dan profesional dalam membawa sektor perkebunan lokalnya bersaing di kancah global. (fir/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *