Penyaluran Kartu Lansia 2026 Berlanjut di Wotu, Ribuan Lansia Sudah Terima Bantuan

oleh -1.186 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, kembali menyerahkan bantuan Program Kartu Lansia di tahun 2026 kepada penerima manfaat di Kecamatan Wotu, Sabtu (27/6/2026).

Sebelumnya, penyerahan bantuan serupa telah dilakukan di Kecamatan Kalaena dan Burau, dan akan terus berlanjut ke seluruh kecamatan di Kabupaten Luwu Timur.

Pada tahun 2026, jumlah penerima manfaat meningkat signifikan menjadi 4.000 orang atau bertambah 1.346 orang dibanding tahun sebelumnya.

Dari total tersebut, sebanyak 2.654 lansia telah menerima pencairan bantuan untuk periode Januari hingga Maret. Sementara 1.346 penerima baru masih dalam proses pembukaan rekening agar bantuan dapat segera disalurkan.

Bupati Irwan menjelaskan, setiap penerima manfaat akan memperoleh bantuan sebesar Rp6 juta untuk periode Januari hingga Juni 2026 yang disalurkan secara bertahap.

Untuk tahap pertama, lanjutnya, para lansia telah menerima Rp3 juta untuk periode Januari hingga Maret, sedangkan bantuan April hingga Juni dipastikan segera menyusul dalam waktu dekat.

“Ini bukan sekadar bantuan, tetapi bentuk perhatian pemerintah agar para orang tua kita bisa hidup lebih layak, tenang, dan tetap menjalani hari-hari dengan nyaman,” ujar Bupati.

Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari, program ini juga membuka harapan baru bagi para lansia untuk beribadah. Bupati Irwan bahkan menyampaikan rencana skema khusus agar para penerima manfaat dapat berangkat umrah lebih awal, dengan pengaturan dari bantuan yang diterima setiap bulan.

Harapan itu sontak menyentuh hati para penerima. Salah satunya Surfia (70), warga Kecamatan Wotu, yang tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan bahwa umrah adalah impian lamanya yang kini terasa semakin dekat.

“Terima kasih banyak, Pak Bupati. Semoga selalu sehat dan panjang umur. Saya sangat bahagia mendengar itu, semoga saya bisa ke Tanah Suci,” ucapnya lirih, menahan haru.

Selama ini, bantuan yang diterimanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan makan, berobat, dan sebagian disisihkan sebagai tabungan. Baginya, keberadaan program ini bukan hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan ketenangan di masa tua.

Program Kartu Lansia ini pun tidak hanya menjadi bantuan sosial, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam merawat harapan, bahwa di usia senja, para lansia tetap dihargai, diperhatikan, dan diberi kesempatan untuk mewujudkan impian mereka. (asn/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *