Bupati Irwan Siapkan Skema Kartu Lansia untuk Bantu Wujudkan Impian Umrah

oleh -198 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id- Wujudkan impian para lanjut usia (lansia) untuk beribadah ke Tanah Suci menjadi salah satu komitmen yang tengah disiapkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Melalui Program Kartu Lansia, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyiapkan skema agar bantuan yang diterima setiap bulan dapat dikelola dengan baik sehingga membuka peluang bagi para penerima manfaat untuk berangkat umrah.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Irwan saat menyerahkan bantuan Program Kartu Lansia kepada para penerima manfaat di Desa Wonorejo Timur, Kecamatan Mangkutana, Ahad (28/06/2026).

Penyerahan bantuan ini merupakan lanjutan distribusi Program Kartu Lansia yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kecamatan Kalaena, Burau, dan Wotu, serta akan terus bergulir hingga menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Luwu Timur.

Pada tahun 2026, jumlah penerima manfaat Program Kartu Lansia meningkat signifikan menjadi 4.000 orang atau bertambah 1.346 penerima dibandingkan tahun sebelumnya. Melalui program ini, setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp1 juta setiap bulan.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar telah diterima oleh para lansia penerima manfaat.

“Alhamdulillah, orang tua yang ada di hadapan kita ini menjadi salah satu contoh dari sekian banyak warga Desa Wonorejo Timur yang menerima bantuan lansia sebesar satu juta rupiah per bulan dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur,” ujar Irwan.

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan agar bantuan tersebut tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan oleh para lansia, baik penerima lama maupun penerima baru.

“Kami ingin memastikan manfaat bantuan lansia ini benar-benar berjalan, baik bagi yang sudah menerima tahun lalu maupun penerima baru tahun ini yang jumlahnya bertambah sekitar seribu orang lebih,” katanya.

Irwan juga mengingatkan keluarga penerima manfaat agar tidak menyalahgunakan bantuan yang menjadi hak para lansia. Ia mengaku menerima sejumlah laporan saat penyaluran bantuan di kecamatan sebelumnya.

“Saya mendengarkan keluhan lansia di Kecamatan Kalaena dan Burau. Ada yang meminta cucunya mengambil uang Rp100 ribu, tetapi justru ditarik Rp300 ribu. Karena itu saya mengingatkan anak-anak dan keluarga lansia agar memberikan sepenuhnya hak orang tua kita untuk memanfaatkan bantuan tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Irwan menjelaskan bahwa Program Kartu Lansia tidak hanya dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, tetapi juga diharapkan menjadi jalan bagi para lansia untuk mewujudkan cita-cita beribadah ke Tanah Suci.

Menurutnya, pemerintah daerah tengah menyiapkan skema khusus agar bantuan yang diterima setiap bulan dapat dikelola secara baik dan terencana. Dengan demikian, para penerima manfaat memiliki kesempatan untuk berangkat umrah dalam beberapa tahun ke depan tanpa harus terbebani biaya yang besar sekaligus.

“Kalau bantuan ini dikelola dengan baik, Insya Allah kita akan siapkan mekanismenya sehingga bapak dan ibu lansia bisa memiliki kesempatan untuk berangkat umrah. Ini menjadi salah satu ikhtiar pemerintah dalam menghadirkan program yang tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi juga memberi kesempatan untuk meningkatkan ibadah,” ungkap Irwan.

Sementara itu, salah seorang penerima manfaat, Supodo (68), mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Ia mengaku semakin bersemangat setelah mendengar rencana pemerintah yang membuka peluang bagi para lansia untuk berangkat umrah.

“Saya sangat bahagia mendengarnya. Dengan Kartu Lansia ini, kami para lansia punya harapan bisa berangkat ke Tanah Suci. Insyaallah semoga bisa terwujud,” ungkapnya penuh haru. (Bkr/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *