Bekali Kader 25 Kompetensi Dasar, Pemkab Lutim Tingkatkan Layanan Kesehatan

oleh -130 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id – Dalam upaya memperkuat layanan kesehatan dasar berbasis masyarakat, Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur melalui Pokja IV bekerja sama dengan Dinas Kesehatan menggelar Pelatihan Peningkatan 25 Kompetensi Dasar Kader.

Kegiatan yang berlangsung di Wisma Trans Malili, Selasa (29/6/2026) ini diikuti oleh 128 peserta yang merupakan perwakilan kader dari setiap desa yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader dalam mengawal siklus hidup masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang optimal.

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten III Setdakab Luwu Timur, Askar, didampingi Ketua Bidang II TP PKK, Herni Bahar, Ketua Bidang IV TP PKK, dr. A. Hiswanah serta Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Nelli Muallim. Turut Hadir, Staf Ahli PKK, TP PKK Kabupaten, jajaran Dinas Kesehatan dan para Kader Posyandu.

Dalam sambutannya, Askar menegaskan pentingnya peningkatan kualitas kader Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya kader Posyandu, sehingga setiap desa dan kelurahan memiliki kader dengan kompetensi yang merata, profesional, serta mampu menjadi motor penggerak kesehatan di wilayahnya masing-masing,” ujar Askar.

Ia juga menyampaikan optimisme terhadap peran kader dalam meningkatkan kualitas Posyandu ke depan yang semakin berkualitas, mandiri, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Askar menekankan bahwa keberadaan kader yang kompeten akan berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Dengan kader yang kompeten, kita dapat mempercepat penurunan stunting, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta mengendalikan penyakit tidak menular demi terwujudnya masyarakat Luwu Timur yang sehat, produktif, dan sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang IV TP PKK, dr. A. Hiswanah, menyampaikan bahwa kader PKK dan Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan promotif dan preventif di tengah masyarakat.

“Kader PKK dan Posyandu memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan setiap kader menguasai 25 kompetensi dasar yang dibutuhkan dalam memberikan pelayanan di semua siklus kehidupan,” jelas A. Hiswanah.

Ia menambahkan, 25 kompetensi tersebut terbagi dalam lima klaster utama, yaitu pengelolaan Posyandu, pelayanan ibu hamil dan menyusui, bayi dan balita, usia sekolah dan remaja, serta usia dewasa dan lansia, dan pelatihan akan dilaksanakan dalam tiga angkatan, masing-masing selama tiga hari.

Sebagai informasi, pelatihan ini dirancang secara komprehensif dengan mengombinasikan teori dan praktik. Selama dua hari pertama, peserta dibekali materi dari narasumber. Selanjutnya, pada hari ketiga, peserta melakukan praktik lapangan melalui kunjungan langsung ke Posyandu untuk mengasah kemampuan komunikasi, validasi data, teknik pengukuran di meja pelayanan, serta pencatatan.

Melalui pelatihan ini, para kader diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas, tetapi juga mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Luwu Timur yang sehat, mandiri, dan sejahtera menuju Luwu Timur Juara. (asn/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *