Pemkab Lutim Tuntaskan Sosialisasi P4GN, Seluruh Pelajar SMA Kini Terjangkau Edukasi Antinarkoba

oleh -3.642 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id – Memasuki hari kedua sekaligus penutup rangkaian kegiatan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui program Sekolah Bersih Narkoba (BERSINAR).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan generasi yang sehat, berkarakter, dan berkualitas menuju Luwu Timur yang maju dan sejahtera (Lutim Juara).

Sosialisasi yang menjadi tahap akhir pelaksanaan program ini menyasar siswa SMA/sederajat di seluruh kecamatan di Kabupaten Luwu Timur. Pelaksanaannya dibagi ke dalam dua zona, dengan kegiatan penutupan berlangsung di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Malili, Kamis (23/7/2026).

Acara yang diinisiasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Luwu Timur ini terlaksana melalui kerja sama dengan Pokja I TP PKK Kabupaten Luwu Timur sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang telah menjadi persoalan nasional bahkan global.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah daerah berupaya meningkatkan pengetahuan pelajar dan masyarakat tentang bahaya narkoba, menumbuhkan kesadaran keluarga dalam upaya pencegahan, memperkuat peran TP PKK sebagai mitra pemerintah dalam edukasi, serta mendorong terciptanya lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat yang bersih dari narkoba.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Luwu Timur, Aini Endis Anrika membuka acara sosialisasi didampingi Sekretaris TP PKK Luwu Timur, Asriani Safitra Ridwan yang mewakili Ketua TP PKK, Ketua Bidang II TP PKK, Herni Bahar, Ketua Bidang I TP PKK, Heriwati Yusran, serta jajaran terkait.

Peserta kegiatan merupakan siswa SMA/sederajat dari Zona II yang meliputi Kecamatan Malili, Towuti, Wasuponda, dan Nuha.

Dalam sambutannya, Aini Endis Anrika menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang dapat menghancurkan masa depan generasi muda.

“Narkoba itu sangat berbahaya karena bisa merusak dan merenggut cita-cita. Jangan pernah mencoba, karena tidak ada istilah coba-coba. Benteng terbaik adalah tidak pernah memulai,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif, baik dari pergaulan maupun media sosial.

“Kalian adalah penerus Luwu Timur. Masa depan daerah ini ada di tangan kalian. Kita tidak akan bisa maju jika generasi kita tidak sehat, cerdas, dan berkarakter,” tambah Aini.

Terakhir, Aini menegaskan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari sekolah, guru, keluarga, hingga lingkungan sekitar.

Sementara itu, Sekretaris TP PKK Luwu Timur, Asriani Safitra Ridwan, mengajak para pelajar untuk berani menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba.

“Kalian adalah penentu masa depan. Jangan pernah terbuai dengan janji apa pun terkait narkoba, karena itu hanya akan merusak masa depan, kesehatan, dan menjauhkan dari orang-orang yang kita cintai,” ujarnya.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh AKP Agustinus, S.H. dari Polres Luwu Timur serta Deri Fuad Rachman, S.H. dari Kejaksaan Negeri Luwu Timur. Diskusi dipandu oleh Ketua Pokja I TP PKK Luwu Timur, Andi Besse Panangngareng Achmad.

Sebagai informasi, sosialisasi P4GN tahun ini dilaksanakan dalam dua zona. Zona I meliputi Kecamatan Burau, Wotu, Tomoni, Mangkutana, Tomoni Timur, Kalaena, dan Angkona yang dipusatkan di Mangkutana, sedangkan Zona II mencakup Kecamatan Malili, Towuti, Wasuponda, dan Nuha.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, seluruh siswa SMA/sederajat di Kabupaten Luwu Timur telah mendapatkan edukasi P4GN melalui program Sekolah Bersih Narkoba (BERSINAR). (asn/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *