Launching “Rumah Hijau untuk Semesta”, Wabup Puspawati: Perempuan Penggerak Ketahanan Pangan

oleh -96 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id- Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler secara resmi melaunching Rumah Hijau untuk Semesta, program bantuan pembangunan green house dan rumah kompos bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Wulasi Mandiri, Desa Manurung, Kecamatan Malili, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan ini turut disaksikan Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur yang juga Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, dr. Ani Nurbani Irwan, bersama jajaran TP PKK Kabupaten serta unsur Forkopimcam Malili.

Pada kesempatan tersebut, PT PLN (Persero) UIP Sulawesi menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp100.000.000 melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada KWT Wulasi Mandiri yang diharap dapat memperkuat sarana produksi dan pengembangan pertanian berkelanjutan di desa tersebut.

Program Rumah Hijau untuk Semesta merupakan inisiatif yang lahir dari semangat dan kreativitas para ibu-ibu yang tergabung dalam KWT Wulasi Mandiri.

Kehadiran green house dan rumah kompos ini menjadi langkah nyata dalam mendukung kemandirian pangan sekaligus pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.

Dalam sambutannya, Wabup Puspawati menyampaikan rasa bangga atas peran aktif perempuan dalam menggerakkan program Ketahanan Pangan tersebut.

“Yang menjadi motor penggerak kegiatan ini adalah perempuan-perempuan hebat. Peran perempuan sangat strategis, tidak hanya sebagai pengelola rumah tangga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi keluarga dan penjaga ketahanan pangan,” ujar Wabup Puspawati.

Ia berharap, semangat yang ditunjukkan KWT Wulasi Mandiri dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Luwu Timur untuk terus berinovasi dan memanfaatkan potensi lokal.

“Saya berharap fasilitas ini dimanfaatkan dengan baik, dirawat bersama, dan dikembangkan menjadi pusat edukasi pertanian organik di Luwu Timur. Jadikan tempat ini sebagai ruang belajar, berbagi pengalaman, sekaligus melahirkan inovasi baru,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KWT Wulasi Mandiri, Nurafidah, mengungkapkan bahwa program ini merupakan hasil inisiatif bersama para anggota kelompok dalam membangun kemandirian pangan dan kesehatan desa.

“Ini berawal dari keinginan ibu-ibu untuk mandiri dalam memenuhi kebutuhan. Kami bersyukur saat ini telah memiliki legalitas seperti akta notaris dan NPWP, serta mampu memproduksi pupuk organik sendiri,” jelas Nurafidah.

Ia menambahkan, keberadaan rumah kompos dan green house menjadi hal penting dalam perjalanan kelompoknya.

“Langkah kecil yang kami mulai, hari ini mulai menunjukkan hasil nyata. Harapan kami, ke depan bisa terus berkembang dan memberi manfaat lebih luas,” terangnya.

Perwakilan PT PLN (Persero) UIP Sulawesi, Nining, menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan transisi menuju energi serta lingkungan yang lebih berkelanjutan.

“Kami melihat ini bukan sekadar program, tetapi gerakan pemberdayaan perempuan. Harapan kami, bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas KWT dan menjadi contoh bagi kelompok lain,” tuturnya.

Usai launching, Wakil Bupati bersama Ketua TP PKK dan rombongan meninjau langsung green house, melihat berbagai tanaman yang dibudidayakan, serta proses pengolahan pupuk kompos yang dikelola oleh anggota KWT. (Asn/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *