Pemkab Lutim Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Lewat Pelatihan Kewirausahaan Pemula

oleh -3.504 views

Lutim,warta.luwutimurkab.go.id – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Parmudora) menggelar Pelatihan Kewirausahaan Pemula selama dua hari, 6–7 Agustus 2026, di Hotel Sikumbang Tomoni.

Kegiatan yang menyasar pemuda usia 16–30 tahun, pelaku UMKM, pelaku ekonomi kreatif, dan calon wirausaha pemula tersebut dibuka Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, Aswan Asiz, Kamis (6/8/2026).

Turut hadir Kepala Dinas Parmudora Luwu Timur, Muhammad Safaat DP., Camat Tomoni, Darwin, perwakilan OPD, narasumber dari Lembaga Master Education Center Makassar, serta 128 peserta dari desa dan kelurahan se-Luwu Timur.

Dalam sambutannya, Aswan Asiz menegaskan bahwa pelatihan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi kesempatan bagi peserta untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam membangun usaha.

“Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Saya berharap selama dua hari ke depan seluruh peserta benar-benar memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, berdiskusi, dan menggali pengalaman dari para narasumber. Bekal yang diperoleh hendaknya menjadi modal untuk membangun usaha yang berkelanjutan dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak para peserta untuk mulai mengubah pola pikir dan tidak takut memulai usaha dari skala kecil.

“Jangan takut memulai usaha dari skala kecil. Banyak pengusaha sukses yang lahir dari keberanian mengambil langkah pertama, ketekunan, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar,” katanya.

Aswan berharap pelatihan tersebut dapat melahirkan wirausaha-wirausaha muda yang tangguh dan mandiri, sekaligus mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

“Semoga pelatihan ini benar-benar melahirkan wirausaha-wirausaha muda yang tangguh, mandiri, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah menuju Luwu Timur Juara, Maju dan Sejahtera,” harap Staf Ahli Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Parmudora Luwu Timur, Muhammad Safaat DP., dalam laporannya mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pemuda dan pelaku ekonomi kreatif agar mampu membangun usaha yang produktif, inovatif, dan berdaya saing.

“Selain itu, juga agar peserta mengenal konsep kewirausahaan, mengidentifikasi peluang usaha, terampil dalam penyusunan business plan dan pengelolaan keuangan desa, kemampuan pemasaran digital dan akhirnya mendorong lahirnya wirausaha baru di Luwu Timur,” pungkas Muhammad Safaat. (rhj/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *