Perkuat Cakupan Imunisasi, Pemkab Luwu Timur Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

oleh -479 views

Lutim,warta.luwutimurkab.go.id – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan cakupan imunisasi sekaligus melindungi masyarakat dari Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I).

Upaya tersebut dibahas dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Malili, Kamis (20/08/2026).

Kegiatan tersebut dibuka Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, Aswan Aziz mewakili Bupati Luwu Timur, narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Siti Faridah selaku Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), serta Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Lutim, Alimuddin Bachtiar.

Turut hadir OPD terkait, perwakilan RSUD I Lagaligo, RS Primaya Soroako, para camat se-Kabupaten Luwu Timur, serta para kepala puskesmas.

Dalam sambutannya, Aswan Aziz menyampaikan bahwa program imunisasi merupakan salah satu upaya kesehatan masyarakat yang bertujuan memberikan perlindungan kepada bayi, balita, anak usia sekolah, serta kelompok sasaran lainnya dari berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.

“Keberhasilan program imunisasi tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga membutuhkan kolaborasi, dukungan aktif dan komitmen dari seluruh sektor,” ungkapnya.

Menurutnya, keterlibatan lintas sektor menjadi bagian penting dalam memastikan program imunisasi dapat berjalan secara optimal dan menjangkau seluruh kelompok sasaran.

Dukungan pemerintah kecamatan, desa, satuan pendidikan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta sektor terkait diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperluas cakupan imunisasi.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Lutim, Alimuddin Bachtiar mengatakan, peningkatan cakupan imunisasi membutuhkan kerja bersama, terutama dalam menjangkau sasaran yang belum mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.

Alimuddin menekankan pentingnya penguatan koordinasi antara Dinas Kesehatan, puskesmas, pemerintah kecamatan dan desa, fasilitas kesehatan, serta sektor lainnya dalam melakukan pendataan, sosialisasi dan pemantauan sasaran imunisasi.

“Cakupan imunisasi tidak bisa kita tingkatkan hanya oleh Dinas Kesehatan. Kita membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, sekolah, fasilitas kesehatan hingga masyarakat,” ujarnya.

Alimuddin berharap melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, pelaksanaan program imunisasi di Kabupaten Luwu Timur dapat semakin optimal, sehingga seluruh sasaran memperoleh imunisasi secara lengkap sesuai jadwal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *