Bupati Luwu Timur Tegaskan Pencegahan Kekerasan Seksual Anak Harus Dimulai Sejak Dini

oleh -206 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id – Upaya mencegah kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Luwu Timur harus dimulai sejak dini melalui edukasi, kepedulian dan pemantauan hingga ke tingkat desa.

Demikian yang ditegaskan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat membuka Sosialisasi Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual (KILAS) Kabupaten Luwu Timur Tahun 2026 di Aula Sasana Praja Kantor Bupati, Rabu (26/8/2026).

Bupati Irwan meminta TP PKK, pemerintah desa dan seluruh pihak terkait untuk aktif hadir di tengah masyarakat guna mengidentifikasi kondisi anak dan keluarga yang membutuhkan perhatian, sekaligus memastikan masyarakat mengetahui mekanisme pelaporan apabila menemukan kekerasan seksual.

“Jangan nanti sudah terjadi baru kita semua sibuk mengurusinya. Sebelum terjadi, harus dilakukan pencegahan melalui edukasi, silaturahmi dan kegiatan seperti ini,” pesan Bupati.

Ia juga mendorong PKK bersama pemerintah desa untuk memperluas edukasi dengan menyambangi sekolah, posyandu hingga puskesmas di wilayah masing-masing.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk membangun komunikasi sekaligus mendeteksi lebih awal berbagai persoalan yang berpotensi mengancam perlindungan anak.

“Sekolah juga bisa rawan terhadap kekerasan seksual. Karena itu, saya minta PKK desa dan kepala desa hadir di sekolah, posyandu dan puskesmas. Lakukan silaturahmi,” ujarnya.

Orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini menekankan, perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama.

Irwan meminta masyarakat tidak menutup mata apabila menemukan kekerasan di lingkungan sekitar dan segera melaporkannya melalui mekanisme layanan yang tersedia agar dapat ditindaklanjuti secara tepat.

Kegiatan KILAS ini merupakan program kerja Pokja I TP PKK bekerja sama dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Luwu Timur, yang diikuti pengurus TP PKK Kabupaten, kecamatan dan desa se-Luwu Timur.

Sebagai informasi, sosialisasi menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dalduk-KB Prov. Sulawesi Selatan, Kepolisian Resor Luwu Timur, serta Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur yang dimoderatori Ketua Pokja I TP PKK Kabupaten, Andi Besse Panangngareng Achmad. (asn/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *