Tingkatkan Layanan Obstetri dan Ginekologi, RSUD I Lagaligo Jalin Kerja Sama dengan FK UMI

oleh -132 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id –Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat kualitas dan akses pelayanan kesehatan masyarakat melalui pengembangan jejaring dan kemitraan dengan institusi pendidikan serta rumah sakit rujukan.

Hal tersebut ditandai dengan kegiatan Visitasi Layanan Obstetri dan Ginekologi serta Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara RSUD I Lagaligo dengan Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan Rumah Sakit Pendidikan Ibnu Sina YW UMI, yang berlangsung di Aula RSUD I Lagaligo, Kecamatan Wotu, Sabtu (29/08/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, Dekan Fakultas Kedokteran UMI, Dr. dr. Nasrudin, Wakil Dekan III FK-UMI, Muhammad Wirawan Harahap, Direktur RS Ibnu Sina, Dr. dr. Armanto Makmun, Direktur RSUD I Lagaligo, dr. Irfan, perwakilan Direktur RS Primaya Sorowako, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, dr. Helmy Kahar, para kepala puskesmas se-Luwu Timur, dokter spesialis dan dokter umum RSUD I Lagaligo, Komite Perawat, serta para kepala unit.

Bupati Irwan Bachri Syam mengatakan, kerja sama tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan obstetri dan ginekologi, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.

Irwan menjelaskan, ke depan Kabupaten Luwu Timur akan memiliki sejumlah fasilitas kesehatan yang diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat secara lebih luas.

“Nantinya ada tiga rumah sakit yang akan meng-cover kebutuhan kesehatan masyarakat kita. Ada RS I Lagaligo, kemudian di Atue yang nantinya akan menjadi rumah sakit gigi dan mulut serta rumah sakit khusus ibu dan anak, dan rumah sakit di Towuti yang akan dibangun,” jelasnya.

Selain fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah, Bupati juga berharap adanya penguatan kolaborasi dengan rumah sakit swasta yang berada di wilayah Luwu Timur, termasuk RS Primaya Sorowako.

“Di Sorowako juga ada RS Inco yaitu Primaya Sorowako. Semoga bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah,” ungkap Bupati.

Menurutnya, penguatan jejaring rujukan menjadi hal penting agar masyarakat Luwu Timur dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan berkualitas tanpa harus terbebani biaya yang besar ketika membutuhkan pelayanan di luar daerah.

Orang nomor satu di Lutim ini menyebut, sebelumnya Pemkab Luwu Timur juga telah menjalin kemitraan dengan RS Hasanuddin Makassar sebagai salah satu rumah sakit rujukan bagi masyarakat Luwu Timur.

“Jadi bagi pasien Luwu Timur tidak perlu lagi membayar. Saya juga berharap RS Ibnu Sina ini dapat menjadi rumah sakit rujukan kita selanjutnya yang dapat bermitra dengan Pemkab Luwu Timur nantinya,” ungkap Bupati.

Ia berharap kerja sama antara RSUD I Lagaligo, Fakultas Kedokteran UMI, dan RS Pendidikan Ibnu Sina YW UMI tidak hanya sebatas penandatanganan MoU, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata dalam peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, pengembangan layanan spesialistik, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran UMI, Dr. dr. Nasrudin, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan RSUD I Lagaligo dalam membangun kerja sama dengan Fakultas Kedokteran UMI dan RS Pendidikan Ibnu Sina YW UMI.

dr. Nasruddin berharap, kerja sama tersebut dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan sekaligus pengembangan sumber daya manusia di bidang kedokteran dan kesehatan di Kabupaten Luwu Timur.

Melalui kerja sama ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah daerah, rumah sakit, dan institusi pendidikan kedokteran dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin profesional dan berkualitas bagi masyarakat Luwu Timur. (bkr/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *