Resmikan Masjid Istiqamah Jalajja, Bupati Irwan Dorong Jadi Pusat Dakwah dan Pendidikan Islam

oleh -209 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.idBupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam meresmikan Masjid Istiqamah di Desa Jalajja, Kecamatan Burau, Selasa (1/9/2026), yang sebelumnya telah menjalani renovasi, khususnya pembangunan lantai 2.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Irwan mendorong Masjid Istiqamah tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dikembangkan sebagai pusat dakwah dan pendidikan Islam bagi masyarakat.

Peresmian masjid ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Irwan, turut menyaksikan Camat Burau, Darlin, Ketua APDESI Luwu Timur, Suharman, sejumlah kepala desa se-Kecamatan Burau, serta masyarakat dan jamaah Masjid Istiqamah.

Bupati Irwan mengatakan, renovasi masjid diharapkan dapat memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah.

Menurutnya, kondisi masjid yang semakin representatif juga perlu diiringi dengan peningkatan aktivitas keagamaan.

“Masjid ini pusat ibadah. Kalau masjid bagus tentu akan memberikan kenyamanan dalam beribadah,” kata Ibas, sapaan akrabnya.

Ia menjelaskan, fungsi masjid perlu diperluas dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat mempererat hubungan antarwarga sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan.

Irwan pun menyarankan agar Masjid Istiqamah menjadi pusat dakwah dan pendidikan Islam dengan menggelar berbagai kegiatan positif yang dapat memperkuat persatuan umat.

“Boleh diadakan rutin makan berjamaah setelah salat Subuh setiap hari Jumat bersama masyarakat. Nanti bergantian bawa makanan. Boleh juga diundang siswa beserta guru-gurunya,” ujarnya saat berbincang dengan jamaah yang hadir.

Menurutnya, kegiatan sederhana seperti makan bersama dapat menjadi sarana memperkuat silaturahmi sekaligus menjadikan masjid sebagai ruang interaksi sosial masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Pembangunan Masjid sekaligus Sekretaris Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Istiqamah, Basuki Rahman, mengaku bersyukur atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terhadap pembangunan masjid tersebut.

Basuki mengatakan Masjid Istiqamah yang mulai berdiri pada 2017 itu baru dua kali menerima bantuan pemerintah, yakni pada 2018 dan 2025.

“Sejak 2017 masjid ini berdiri, baru dua kali dapat bantuan. Yang pertama tahun 2018 di zaman Husler-Ibas dan di tahun 2025 di era Ibas-Puspa senilai Rp 600 juta,” ungkap Basuki.

Ia mengatakan masih terdapat sejumlah bagian masjid yang membutuhkan penyelesaian. Karena itu, pihaknya berharap bantuan pemerintah yang kembali dialokasikan untuk Masjid Istiqamah dapat segera direalisasikan.

“Kami berharap bantuan senilai Rp 700 juta yang akan diberikan dapat segera terealisasi sehingga bisa digunakan untuk menyelesaikan finishing masjid,” tuturnya.

Usai diresmikan, Bupati Irwan berharap Masjid Istiqamah dapat semakin hidup dan dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan Islam, serta ruang untuk mempererat silaturahmi dan persatuan masyarakat. (han/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *