Sarasehan Mandalish di Pare, Bupati Irwan Uji Kemampuan Bahasa Mandarin Inggris Peserta

oleh -194 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri sarasehan Program Mandarin-English (Mandalish) di Access English School, Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (7/9/2026).

Sarasehan tersebut menjadi bagian dari rangkaian akhir Program Mandalish Batch I yang diikuti 79 peserta asal Luwu Timur. Mereka telah menjalani pelatihan intensif dan karantina selama empat bulan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Mandarin dan Inggris.

Dalam kesempatan itu, Bupati Irwan menguji langsung kemampuan sejumlah peserta dengan memberikan sejumlah pertanyaan dan harus dijawab oleh peserta menggunakan bahasa Mandarin dan Inggris

Para peserta mampu merespon percakapan dan menunjukkan perkembangan kemampuan bahasa setelah mengikuti pelatihan selama empat bulan.

Program Mandalish merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dengan pihak swasta/perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut. Program ini merupakan satu-satunya di Sulawesi Selatan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi generasi muda, khususnya dalam penguasaan bahasa asing yang dibutuhkan dunia kerja.

Tidak berhenti pada pelatihan di Pare, Pemkab Luwu Timur juga menyiapkan tindak lanjut program tersebut di daerah.

Salah satunya dengan rencana membangun Kampung Bahasa di Desa Harapan, yang akan difokuskan pada pengembangan kemampuan bahasa Mandarin dan Inggris.

Kampung Bahasa ini nantinya diharapkan menjadi ruang pembelajaran dan pengembangan kemampuan bahasa bagi masyarakat, khususnya generasi muda Luwu Timur. Keberadaannya juga diharapkan dapat menjaga keberlanjutan program Mandalish setelah para peserta kembali ke daerah.

“Setelah dari sini, kita tidak ingin program ini berhenti. Kita akan tindak lanjuti di Luwu Timur dengan membangun Kampung Bahasa, khususnya Mandarin dan Inggris, di Desa Harapan,” kata Irwan.

Menurutnya, pengembangan kemampuan bahasa perlu dilakukan secara berkelanjutan agar semakin banyak generasi muda Luwu Timur memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Sebanyak 79 peserta Batch I sebelumnya telah melewati proses seleksi sebelum diberangkatkan ke Pare. Setelah program berakhir, mereka akan kembali ke Luwu Timur untuk melanjutkan pengembangan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Pemkab Luwu Timur memastikan program ini tidak berhenti di sini. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Luwu Timur, Awaluddin Anwar yang menegaskan bahwa, pemerintah daerah berencana kembali memberangkatkan peserta Batch II ke Pare untuk mengikuti pelatihan bahasa Mandarin dan Inggris.

“Program ini akan kita lanjutkan. Insyaallah, kita akan kembali memberangkatkan peserta untuk Batch II,” jelas Awaluddin. (han/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *