TP PKK Lutim Gandeng BPBD Tingkatkan Kapasitas Keluarga Hadapi Bencana

oleh -175 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id – Tim Penggerak – Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Luwu Timur melalui Pokja IV bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Keluarga Tanggap Bencana Alam yang dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Kegiatan ini bertujuan untuk melatih masyarakat desa/kelurahan dalam melakukan mitigasi, pemetaan risiko mandiri, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan gempa.

Mengusung tema “Tangguh Bencana Berawal dari Rumah” ini dibuka secara langsung oleh Kepala Pelaksana BPDB Kabupaten Luwu Timur, dr. H. April, Kamis (10/9/2026).

Dalam sambutannya, dr. April menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dukungan pemerintah daerah, untuk meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana.

“Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menyentuh setiap lapisan masyarakat untuk memahami serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi ancaman bencana di wilayahnya masing-masing,” ujar dr. April

Lanjut April mengatakan, tangguh bencana kesiapsiagaan tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah daerah, tetapi keterlibatan keluarga sangat diperlukan dalam penanggulangan bencana karena keluarga dapat menjadi orang pertama yang terkena dampak.

“Untuk itu, setiap keluarga perlu dibekali pengetahuan tentang cara-cara yang dapat
dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi bencana minimal mereka dapat memahami bagaimana cara melakukan evakuasi mandiri bilamana terjadi bencana,” tuturnya.

Terakhir, dr. April mengatakan bahwa pelatihan tanggap bencana ini, harus dengan pendekatan yang berpusat pada manusia berdasarkan prinsip keamanan manusia dalam situasi bencana.

“Melalui pelatihan ini, saya berharap setiap keluarga dapat membekali diri dengan beberapa hal penting seperti mengenali potensi bahaya di sekitar pemukiman dan mengetahui jalur evakuasi secara tepat, tanggap terhadap sistem peringatan dini serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi bohong saat situasi krisis,” pungkas Kalaksa BPBD Lutim.

Sementara itu, Staf Ahli PKK Luwu Timur, Hj. Haslinda Wahab, menyampaikan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Edukasi dan pemahaman mengenai mitigasi bencana perlu terus ditingkatkan hingga tingkat keluarga agar masyarakat mampu mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi situasi darurat,” jelas Haslinda.

Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber di antaranya Tenaga Ahli BPBD Provinsi Sulawesi Selatan, Ir. Jasmani Ghadi, M.Si., dan Kepala Seksi Pencegahan dan Inspeksi Dinas Pemadan Kebakaran dan Penyelamatan, Andarian, S.H. (nor/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *