Pastikan Ganjil Genap BBM Berjalan, Bupati Irwan Pantau Langsung Antrean di SPBU

oleh -354 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id- Antrean kendaraan di SPBU menjadi perhatian Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam. Untuk memastikan penerapan sistem pengisian BBM berdasarkan nomor polisi ganjil genap berjalan sesuai ketentuan, Bupati meninjau langsung SPBU Sorowako, Kecamatan Nuha, Jumat (11/09/2026).

Dalam peninjauannya, Bupati melihat langsung kondisi pelayanan dan antrean kendaraan di lokasi. Namun, saat tiba di SPBU sekitar pukul 14.55 WITA, pengisian BBM untuk kendaraan dengan nomor polisi ganjil sudah tidak berlangsung karena stok BBM telah habis.

Kondisi tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap BBM. Sebelumnya, pelayanan pengisian telah dibuka sejak pukul 06.00 WITA dengan ketentuan kendaraan yang diperbolehkan melakukan pengisian pada hari tersebut adalah kendaraan dengan nomor polisi ganjil.

Bupati Irwan mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan penerapan sistem ganjil genap dapat berjalan dengan baik serta melihat secara langsung kondisi pelayanan di lapangan.

Irwan berharap penerapan sistem tersebut dapat menjadi salah satu langkah untuk menciptakan pelayanan pengisian BBM yang lebih tertib, sekaligus mengurangi kepadatan antrean di SPBU.

Sebelum meninggalkan lokasi, Bupati berpesan kepada petugas yang berjaga dalam hal ini Satpol PP dan Dinas Perhubungan agar benar-benar memperhatikan aturan tersebut.

“Tidak ada toleransi, kalau hari itu tanggal ganjil, motor yang antri yang berplat ganjil, begitupun sebaliknya. Jadi sebelum memasuki SPBU agar dicek baik-baik surat-surat mereka apakah sudah sesuai dengan plat yang terpasang,” tegas Irwan.

Sementara itu, Supervisor Pertamina SPBU Sorowako, Ijam, menjelaskan bahwa pelayanan pengisian BBM pada hari tersebut dimulai sejak pukul 06.00 WITA. Namun, hingga pukul 14.55 WITA, stok BBM telah habis.

“Buka mulai pukul 06.00, tetapi sekarang pukul 14.55 sudah habis. Hari ini jadwal untuk nomor kendaraan ganjil,” jelas Ijam.

Ia berharap penerapan sistem ganjil genap di Luwu Timur dapat berjalan dengan baik dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengatur pelayanan pengisian BBM.

“Semoga Luwu Timur menjadi contoh di kabupaten lain dengan dibukanya sistem ganjil genap untuk pengisian seperti ini,” harap Ijam. (bkr/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *