Tingkatkan Pelayanan, Wujudkan Masyarakat Tertib Administrasi Kependudukan

oleh -406 views

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Luwu Timur, rupanya punya cerita lucu yang rada-rada horor dalam me­layani masyarakat yang membutuh­kan indentitas diri.

Mereka kerap bertemu langsung orang yang sudah dinyatakan meninggal dunia datang mengu­rus E-KTP dan Surat Pindah Pen­duduk. Demikian Nataniel Rampo Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Luwu Timur saat di temui Warta Lutim.

“Ini Fakta, bukan cerita kosong ya, kalau mau ketemu orang yang sudah dinyatakan meninggal dunia tapi masih hidup disini tempatnya,” ujar Nataniel.

Setelah melakukan penelusu­ran ternyata kasus itu terjadi aki­bat mau kawin lagi, ada juga yang ingin dapat bantuan, karena dulu Luwu Timur pernah menganggar­kan untuk santunan bagi warga Luwu Timur yang meninggal dun­ia contoh kasus ya ada di daerah Mangkutana, ga usah saya sebut de­tailnya, seorang isteri melaporkan suaminya meninggal dunia karena mau kawin lagi, parahnya berkas itu ditanda tangani Kepala Desa.

Seiring perjalanan waktu, ternya­ta yang dilaporkan sudah meninggal itu datang ke Kantor Dukcapil ingin mengurus surat pindah. Saat dibuka file nya tertulis yang bersangkutan sudah dilaporkan meninggal dunia. Kita juga kaget, yang bersangkutan marah-marah karena merasa dilece­hkan.

Belum lagi yang sengaja men­gaku dirinya sudah meninggal untuk mendapatkan santunan ke­matian. Ini terjadi di zaman Andi Hatta sebagai Bupati, mereka tidak sadar dengan sendirinya ini akan terungkap, ketika yang bersangku­tan mengurus kartu Penduduk.Apa yang harus kami lakukan kata Na­taniel , tidak lain harus memulih­kan kembali statusnya, supaya data kependudukan akurat, dan yang bersangkutan juga bisa mengurus kepentingannya karena me

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *