Buka Sosialisasi Kependudukan, Sekda Lutim Tekankan Pemanfaatan Data SUPAS 2025

oleh -71 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id- Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade membuka Sosialisasi Kependudukan sebagai langkah antisipatif dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Pembukaan acara berlangsung di Hotel I Lagaligo Malili, Rabu (24/06/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) ini mengusung tema “Situasi Kependudukan di Sulawesi Selatan (Luwu Timur) Menurut SUPAS (Survei Penduduk Antar Sensus) Tahun 2025”.

Turut hadir Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Fatmawati, Kepala DP2KB Kabupaten Luwu Timur, Amrullah Rasyid, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Luwu Timur, Abdullah Pannu, para kepala OPD terkait, Kepala Bagian Hukum Setdakab Luwu Timur, serta para camat se-Kabupaten Luwu Timur.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah, Ramadhan Pirade, menegaskan bahwa data kependudukan memiliki peran strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah yang tepat sasaran.

Menurutnya, hasil kajian dampak kependudukan dan data SUPAS 2025 perlu dimanfaatkan secara optimal sebagai dasar dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memahami kondisi kependudukan terkini serta menyusun langkah-langkah strategis dalam mengantisipasi berbagai dampak yang mungkin timbul di masa mendatang,” ujar Ramadhan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar perangkat daerah dalam mengelola isu-isu kependudukan, sehingga bonus demografi yang dimiliki dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Fatmawati, menegaskan bahwa data kependudukan hasil SUPAS 2025 sangat penting sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Data kependudukan menjadi acuan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan, terutama untuk meningkatkan kualitas keluarga dan mempersiapkan generasi yang sehat, produktif, berdaya saing serta jauh dari stunting,” ujarnya.

Sementara Kepala BPS Kabupaten Luwu Timur, Abdullah Pannu, yang hadir sebagai narasumber memaparkan kondisi kependudukan berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Luwu Timur merupakan salah satu daerah yang memiliki daya tarik migrasi cukup tinggi di Sulawesi Selatan, seiring dengan perkembangan sektor industri, pertambangan, dan peluang ekonomi yang tersedia.

“Perkembangan penduduk di Luwu Timur tidak hanya dipengaruhi oleh kelahiran dan kematian, tetapi juga oleh faktor migrasi yang cukup besar. Karena itu, data kependudukan menjadi sangat penting sebagai dasar dalam merencanakan pembangunan, penyediaan layanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga ketenagakerjaan,” jelas Kepala BPS Lutim. (bkr/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *