3 Juta Masuk Rekening, Lansia Lutim : Sejak 1971 Baru Sekarang Dapat Bantuan Seperti Ini

oleh -1.501 views

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id- Suasana haru dan penuh syukur mewarnai penyaluran Kartu ATM Lansia kepada para penerima manfaat baru di Kabupaten Luwu Timur.

Senyum bahagia terpancar dari wajah para lansia saat menerima kartu yang menjadi akses bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Pada tahun 2026, program bantuan lansia terus diperluas dengan meningkatnya jumlah penerima manfaat menjadi 4.000 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.654 lansia telah lebih dahulu menerima bantuan melalui rekening masing-masing, sedangkan 1.346 penerima manfaat baru mulai memperoleh bantuan untuk alokasi tiga bulan, yakni Januari hingga Maret, setelah menerima Kartu ATM Lansia yang disalurkan secara bertahap.

Penyaluran yang berlangsung pada Kamis (16/7/2026) dipusatkan di tiga lokasi yakni di Kantor Camat Malili, Kantor Desa Manurung dan Kantor Desa Parumpanai.

Di balik proses penyaluran tersebut, tersimpan kisah-kisah sederhana yang penuh makna. Bagi para lansia, bantuan ini bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi wujud perhatian pemerintah kepada mereka yang telah memasuki usia senja.

Salah satunya dirasakan Mire, warga Desa Tampinna, Kecamatan Malili. Dengan mata berbinar, ia mengaku sangat bersyukur setelah menerima Kartu ATM Lansia.

Di usianya yang semakin renta dengan kondisi penglihatan yang mulai berkurang dan kaki yang sering sakit, bantuan tersebut menjadi penopang kebutuhan hidup sehari-hari.

“Alhamdulillah, sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari. Apalagi saya sudah tua, sudah susah melihat, kaki sakit, tidak bekerja dan punya cucu dua. Jadi ini sangat membantu,” ungkap Mire.

Ia juga mengaku senang karena tahun ini jumlah penerima manfaat bertambah sehingga semakin banyak lansia yang dapat merasakan perhatian dari pemerintah.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati atas program yang sangat bagus ini. Kami sangat berterima kasih, hanya bisa mendoakan semoga selalu diberikan kesehatan,” tuturnya.

Rasa haru juga dirasakan Bahri, warga Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda. Ia mengaku baru pertama kali menerima bantuan dari pemerintah sejak memilih kepala daerah dari tahun 1971.

Menurutnya, bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama sang istri karena kondisi fisiknya sudah tidak memungkinkan lagi untuk bekerja.

“Saya sangat senang menerima bantuan ini. Sejak tahun 1971, baru kali ini saya mendapatkan bantuan seperti ini. Bantuan ini akan kami gunakan untuk kebutuhan sehari-hari karena saya sudah tidak kuat lagi bekerja,” katanya.

Bahri pun menyampaikan doa dan ucapan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur yang telah memberikan perhatian kepada para lansia.

“Semoga Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan amanahnya,” ucapnya.

Sementara itu, Nuni, warga Desa Ussu, Kecamatan Malili, juga mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Baginya, bantuan tersebut sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur kepada Allah SWT atas bantuan ini. Terima kasih banyak, bantuan ini sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari,” ujarnya.

Dengan wajah penuh kebahagiaan, Nuni berharap program bantuan lansia ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak orang tua yang merasakan manfaatnya.

“Saya senang sekali menerima bantuan ini. Semoga programnya berjalan lancar sehingga kami para lansia bisa terus merasakan manfaatnya. Terima kasih banyak kepada Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati atas bantuannya,” pungkas Nuni. (eld/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *